Senin, 16 April 2012

KYUHYUN SAID in STRONG HEART ABOUT 3 YEARS AGO

Kyuhyun menceritakan kecelakaan 3 tahun lalu yang hampir merenggut nyawa nya….benar-benar hampir merengut nyawanya karena dia bahkan sudah sempat dinyatakan meninggal oleh dokter *poor kyu* semuanya telah dijabarkan oleh KyuHyun, yang tayang pada tanggal 13 kemarin di acara Strong Heart.

KyuHyun berkata :

“Ini mungkin kali pertama aku menceritakan kecelakaan ini di televisi. Kecelakaan itu terjadi pada malam tepatnya 3 tahun yang lalu. Saat itu, kebetulan aku dan Shindong menjadi bintang tamu di acara Sukira,  setelah menyelesaikan siaran radio tersebut, kami bergegas pulang.

Aku mengalami kecelakaan mobil setelah kembali dari bekerja di Yeoido. Sebelum kejadian itu terjadi, di dalam mobil, aku menutup mataku dan menyalakan earphone/mendengarkan music. Lalu tiba-tiba, aku mendengar suara yang sangat keras. Mobil itu berbalik . Saat aku mencoba untuk membuka mataku, aku menemukan diriku tergeletak di jalan. Saat mendapat kesadaran kembali, aku menyadari bahwa mobil itu terjatuh. Kemudian aku tahu, bahwa aku berada dalam kecelakaan mobil. Waktu itu, aku mencoba untuk bangkit. Ketika berlutut di tanah, tiba-tiba mataku kabur, dan segalanya mulai tak nyata di benakku.

Aku berusaha untuk bangun sekuat tenaga, tapi tiba – tiba ada cahaya putih melesat di depan mataku dan semuanya terlihat bergerak seperti rol film. Flashback gambar – gambar dari saat pertama aku masuk bangku sekolah, adegan berlibur bersama keluargaku, kali pertama bernyanyi diatas panggung, dan aku merasa, ah.. mungkin seperti inikah yang dirasakan sebelum ajal menjemput?

Dokter mengatakan aku akan segera mati. EunHyuk hyung berlari ke arahku, dan meraih tanganku, aku menangis dan berdoa agar tetap bisa bertahan hidup, dan EunHyuk hyung memulai untuk mendoakanku juga. Aku tak sadarkan diri selama 4 hari. 6 Tulang rusuk-ku di dada patah karena posisiku di dalam mobil berada di belakang kursi pengemudi.Dokter mengatakan pada keluargaku juga pegawai perusahaan  “Anak ini sudah sekarat, dia harus dioperasi melalui tenggorokan untuk membuka saluran pernapasannya, tapi persentase keberhasilan operasinya hanya 20 %”.

Operasi itu harus melalui leher saya tetapi ayah mengatakan pada dokter mengatakan bahwa saya adalah seorang penyanyi dan memintanya untuk melakukan operasi dengan cara lain.

Dokter yang waktu itu hendak meng-operasiku sempat marah ketika mendengar jawaban ayah, “Apa kau sudah gila? Nyawa anakmu diujung tanduk, dan kau masih berpikir soal menyanyi? Kita harus segera melakukan operasi apapun yang terjadi!”

Selagi ayaku dan dokter tersebut berdebat tentang jalan operasiku, dokter itu muncul. Dia dokter dari China, aku masih ingat namanya hingga kini Professor Wang YongBi. Ia menenagkan ayahku dan memberikan jalan keluar yang lain. ”Biarkan anak itu tetap bisa bernyanyi, aku akan mencari metode operasi yang lain.”

Jadi dokter melakukan pembedahan dari bagian tubuh yang lain. Ayahku awalnya menentang aku menjadi seorang penyanyi, namun melindungi mimpiku dan karier, sementara aku tak sadar, membuatku menangis. Setelah 5 bulan, aku bisa naik panggung lagi dan aku merasa seperti sedang menjalani kehidupan baru. Aku dapat menyanyikan lagu kesukaanku, dan melakukan aktivitas kembali bersama member yang lain.

Aku sangat berterima kasih kepada ayahku yang melindungi mimpiku menjadi seorang penyanyi. Dan kepada EunHyuk hyung, orang pertama yang berlari padaku saat itu, memegang tangnku, dan berdoa bersamaku. “

foto kanan adalah foto dimana EUNHYUK menghampiri KYUHYUN yang g sadarkan diri bahkan kata dokter dia sudah meninggal di dalam perjalanan

 LeeTeuk :
“Mobil kami berputar 2 kali sebelum terbalik. Aku langsung mengira saat itu merupakan akhir hidupku sebelum akhirnya pingsan. Aku tidak bisa membuka sebelah mata, karena separuh lebih wajahku sudah bersimbah darah, hingga akhirnya aku mendapat 150 jahitan, itu sebabnya mobil ambulance langsung menuju tempatku pertama kali. Sedangkan Kyuhyun tergeletak di seberang jalan, dengan keadaan dimana 6 tulang rusuknya patah.”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar